Beritaenam.com
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home info

Jepang Memilih Tidak Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

Oleh: Rhenald Kasali.

by admin
05/03/2020
in info
A A
0
Jepang Memilih Tidak Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

Beritaenam.com —  Beberapa hari ini kita saksikan antrian orang membeli masker, bahkan harganya dilipatgandakan oleh penjual. Kita juga saksikan betapa “tak berempatinya” warga di pulau Natuna saat menyambut anak-anak muda Indonesia yang berhasil dievakuasi dan akan dikarantina.

Belum lagi tak berempatinya netizen yang menyebarkan hoax berupa text atau video, menghadang turis China dan seterusnya.

Ah, ini bukan hanya soal virus Corrona, melainkan apa saja yang melanda musibah. Termasuk fitnah yang disebarkan orang-orang jahat dan diframing orang yang sok pintar. Walaupun tak ada gunanya.

Mari kita belajar dari sikap bangsa Jepang yang, walau hubungannya dengan China pernah kurang harmonis akibat luka sejarah penjajahan.

Sebelum Jepang mengevakuasi warganya, mereka sudah lebih dulu mengirim 1 pesawat penuh peralatan medis dan masker yang sangat dibutuhkan warga kota Wu Han..

Sumbangan 1 juta masker dari masyarakat Jepang juga sudah lebih dulu tiba di kota Wu Han…

Banyak orang tidak mengetahui bahwa diantara 264 warga Jepang yg di evakuasi terdapat 4 org yang sudah positif terjangkit Virus Corona.

Oleh Tiongkok disarankan agar mereka dirawat dulu di rumahsakit di China. Namun Pemerintah Jepang tetap mengevakuasi atas pertimbangan ingin berbagi beban kesulitan dan tidak mau merepotkan Pemerintah China…

Selain itu Pemerintah Jepang mengumumkan bahwa bangsa apapun yg berada di Jepang dan terdampak Virus Corona tanpa pandang kewarga negaraan semua diobati dan biaya ditanggung Pemerintah..

Bagi warga Tiongkok yang berada di wilayah Jepang dan berakhir masa visa nya, bila masih ingin menetap di Jepang diberi perpanjangan visa gratis selama 2 bulan.. tidak diusir seperti yang dilakukan warga Sumbar dan Bukit Tinggi belum lama ini.

Di medsos Jepang membahana seruan agar warganya ramai-ramai menyumbang apapun untuk membantu China melewati musibah kemanusiaan ini.

Harap diingat mereka adalah bangsa yang bermusuhan persis seperti bangsa kita dengan Malaysia, Arab vs Israel, atau bangsa India dengan Pakistan.

Banyak berita di Jepang yang menyerukan tentang sumbangan tanpa pamrih Pemerintah dan warga China saat Jepang mengalami musibah wabah dan gempa dahsyat beberapa waktu lalu…

Pada saat China mengalami musibah, di luar dugaan masyarakat Jepang telah memperlihatkan sifat kemanusiaan nya melalui spanduk-spanduk/simbol-simbol “Support Wu Han” — “Support China”

Di super market., pusat-pusat perbelanjaan Jepang, harga masker bukan naik malah dijual secara discount dengan menempelkan plakat “Tidak menari di atas penderitaan orang lain.”

“Tidak mencari keuntungan atas musibah kemanusian”… bahkan di berbagai tempat disediakan masker bagi warga Tiongkok untuk bebas mendapatkan 2 buah masker secara gratis dengan menempelkan spanduk-spanduk berbahasa China “bernafas sama., bernasib sama, dunia milik kita bersama.”

Sungguh mengharukan..!!

Jerman pada kesempatan pertama mengirim team ahli medis membantu China.

Finlandia mengumunkan tidak melakukan pembatasan & pemeriksaan khusus terhadap tourist dari Tiongkok., mereka yang datang apabila terdampak Virus Corona akan diobati oleh team medis Pemerintah Finlandia.

Pemerintah Thailand menyatakan bebas visa 15 hari tetap berlaku bagi warga Tiongkok, apabila mereka masih ingin menetap, imigrasi akan memberi perpanjangan visa selama 2 bulan.

Hikmah dari musibah kemanusiaan ini mengingatkan kita-kita semua, bahwa di dunia ini masih tidak kurang kehangatan & ketulusan sesama ummat manusia.

Begitu pula memberi pemahaman pada kita bahwa dikala sedang kesusahan, disitu dapat meneropong wajah asli dari kepalsuan yang dipertontonkan selama ini.

Jepang Memilih Tidak Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

 

Related Posts

banjir kali cijayanti
Nasional

Banjir Kali Cijayanti Rendam 138 Rumah di Babakanmadang Bogor, 456 Jiwa Terdampak

by Al Berlant Ghulam
26 minutes ago
0

Banjir Kali Cijayanti merendam 138 rumah warga akibat luapan di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (24/5/2026) sore, berdampak pada sekitar 456 jiwa dan menyebabkan satu rumah ambruk. 138 Kepala Keluarga Terendam, Satu Rumah Ambruk Badan Penanggulangan...

Read more
anggaran lcc empat pilar mpr

Anggaran LCC Empat Pilar MPR Rp30,7 Miliar, Hadiah Juara 1 Hanya Rp10 Juta: Ke Mana Larinya Uang Negara?

3 days ago
gempa m4.6 guncang pangandaran

Gempa M4.6 Guncang Pangandaran Dini Hari, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

3 days ago
Next Post
Juru Terang Penyakit Menular

Juru Terang Penyakit Menular

sw-7 minuman sarang burung walet
Logo Beritaenam

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan