Beritaenam.com
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Opinion

Jokowi Dan Indonesia Masa Depan

Oleh: Eko Kuntadhi

by admin
12/10/2020
in Opinion
A A
0

BERITAENAM.com — Gue kadang mikir. Kenapa Jokowi mau capek-capek menempuh jalan yang ribet ini. Coba saja dia santai, gak perlu ngotot mikirin masa depan Indonesia. Mungkin gak banyak yang marah.

Dia bisa ongkang-ongkang kaki. Toh, Pilpres yang akan datang, dia gak punya insentif elektoral lagi.

Tapi, broh…

Penduduk Indonesia tumbuh luar biasa. Anak muda berlimpah. Semua butuh kerja. Lapangan kerja hanya terbuka kalau perusahaan bermunculan. Investasi mudah. Syaratnya, izin gampang. Bahasa kerennya deregulasi.

Untuk itu dia harus memberesi sekian banyak UU. Sekian panjang kepentingan pejabat, organisasi buruh, politisi, preman berjubah, dll. Dia juga harus menjegal sekian tumpuk peluang korupsi yang tercipta karena labirin gelap perizinan. Dia tahu, dia akan dilawan keras.

Sudah jadi rahasia umum, orang malas bikin usaha di Indonesia karena izinnya ruwet. Punglinya banyak. Tukang palaknya di setiap pengkolan. Belum juga mulai, mereka sudah buntung.

Tapi kalau soal perizinan ini gak diberesin, Indonesia menyimpan bom waktu. Kita butuh banyak pengusaha baru, agar bisa menampung sekian puluh juta anak muda di dunia kerja. Jika tidak tertampung, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana. Kalau rakyat lapar, negeri ini beresiko porak poranda.

Itulah kenapa UU Ciptakerja ini diperjuangkan. Yang pasti, siapa pun yang selama ini hidup nikmat dari gelapnya jalur perizinan akan menolak. Serikat pekerja menolak, karena ada kewenangannya yang dipangkas. Misalnya, ketika UMR ditetapkan di propinsi.

Saban tahun, serikat harus demo menuntut UMR. Serikat di kabupaten kota, serikat sektoral, harus eksis buat nakut-nakutin pengusaha. Tapi mereka gak bisa lagi. Kalau mau demo, ke propinsi sana. Sebab upah minimum ditentukan di level propinsi.

Jika UU Ciptakerja ini diterapkan, apa untung bagi Jokowi? Gak ada.

Padahal untuk prosesnya ia rugi. Didemo kanan kiri. Dihujat atas bawah. Diserang depan belakang.

Jika saja dia mikir singkat, yang penting kekuasaannya gak terganggu. Barangkali bukan UU ini yang disorong. Mungkin lebih enak memilih kebijakan kayak presiden sebelumnya. Subsidi BBM. Sampai ratusan triliun.

Meski APBN menguap jadi asap. Meski pembangunan gak kelihatan hasilnya. Tapi kekuasaan aman. Soal masa depan yang berisiko karena duit habis hanya jadi asap kenalpot, toh nanti saat itu terjadi, ia sudah gak jadi presiden lagi.

Buat apa Jokowi harus capek dengar hujatan, ketika memangkas subsidi BBM dan duitnya dialihkan untuk membangun jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan segala infrastruktur.

Buat apa Jokowi harus menempuh risiko hujatan dengan ngotot menghadirkan debirokratisasi dengan UU Cipta Kerja. Padahal yang akan menikmati hasilnya generasi mendatang. Mungkin juga saat hasil itu panen, ia sudah renta.

Tapi itulah. Masa depan adalah hasil dari usaha hari ini. Jika hari ini kita gak memangkas izin yang ribet. Gak menyederhanakan proses berusaha, tidak menggairahkan ekonomi, tidak memupuk pengusaha-pengusaha baru. Bangsa besar ini cuma akan jadi penonton. Rakyat yang banyak hanya jadi pasar.

Dan kesejahhteraan lari ke negeri-negeri yang paling subur iklim usahanya.

Saya jadi ingat omongan Jokowi. Ini periode kedua. Ia tidak punya beban. Ia hanya mencoba meletakkan pondasi buat masa depan Indonesia. Salah satunya dengan memangkas perizinan yang telah menjadi gurita korup.

Dan kini ia dihujat. Hanya karena memikirkan, bahwa Indonesia bukan hanya hari ini san sekarang. Indonesia juga punya masa depan.

Seperti anak-anak kita. Mereka punya hak hidup lebih baik…

 

Related Posts

kesehatan mental
kesehatan

Kesehatan Mental di Indonesia: Fakta, Tantangan, dan Cara Mendapat Bantuan

by Al Berlant Ghulam
11 hours ago
0

Kesehatan mental menjadi krisis diam-diam yang memengaruhi lebih dari 54 juta warga Indonesia, namun lebih dari 90 persen penderitanya tidak mendapatkan penanganan medis. Data Kementerian Kesehatan RI dan sejumlah lembaga riset mengonfirmasi bahwa gangguan kecemasan dan depresi terus meningkat tajam,...

Read more
cinta mulia shinta gisul

Cinta Mulia – Shinta Gisul, Karya Yok Koeswoyo Bertema Kesetiaan Cinta

12 hours ago
Ochi Alvira feat Nabila Cahya Wujute Roso

Ochi Alvira feat Nabila Cahya – Wujute Roso, Duet Emosional Dua Diva Dangdut Banyuwangi

13 hours ago
Next Post
6 Pasangan Artis yang Pacaran Lama dan Menikah

6 Pasangan Artis yang Pacaran Lama dan Menikah

sw-7 minuman sarang burung walet

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan