Beritaenam.com
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya
No Result
View All Result
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home News

Makanan Cepat Saji Lebih Mematikan Ketimbang Rokok

admin by admin
11/05/2019
in News
0
Makanan Cepat Saji Lebih Mematikan Ketimbang Rokok

Ilustrasi.

7
SHARES
105
VIEWS

beritaenam.com – Merokok dianggap sebagai salah satu kebiasan buruk yang membahayakan kesehatan manusia. Sebab rokok menyebabkan risiko terkena kanker, komplikasi jantung, kesulitan bernapas hingga kematian.

Namun, sebuah studi dari Institute of Health Metrics and Evaluation (IHME) di Seattle, Amerika Serikat, menemukan data yang berbeda.

Setelah melakukan survei di lebih dari 195 negara, para peneliti menemukan bahwa mengonsusi makanan cepat saji lebih berisiko mengakibatkan kematian ketimbang merokok.

Ancaman kematian juga mengincar orang-orang yang gemar mengonsumsi camilan tak sehat secara sembrono. Misalnya mengonsumsi keripik, minuman soda, donat, dan cokelat secara rutin.

Makanan cepat saji menjadi berbahaya lantaran tidak mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi masih banyak orang yang hanya memikirkan rasa kenyang tanpa peduli dengan nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Alhasil kebiasaan ini menyebabkan terjadinya 11 juta kematian. Sebagai perbandingan, Times of India mengatakan bahwa secara global tembakau bertanggugjawab terhadap lebih dari 8 juta kematian.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa kematian yang disebabkan makanan cepat saji akhir-akhir ini mengincar generasi muda. Sekitar 22 persen penggemar makanan itu diperkirakan tak akan mencapai usia 70 tahun.

Dilansir medcom.id, selain itu, para penggemar makanan cepat saji juga rentan terserang penyakit berbahaya lainnya. Seperti komplikasi jantung berisiko tinggi, stroke dan diabetes tipe-2.

Solusi

Studi ini juga menawarkan cara yang menarik untuk mengurangi risiko kematian karena kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji.

Alih-alih memaksa orang untuk berhenti, para peneliti menganjurkan untuk memasukkan biji-bijian dan sayuran ke dalam makanan cepat saji Anda.

Studi lain yang dilakukan penelitian berbasis di Harvard beberapa bulan yang lalu juga memberikan alternatif serupa.

Mereka menganjurkan untuk membatasi makanan cepat saji sembari mengonsumsi salad yang sehat untuk menyeimbangkan gizi tubuh Anda.

Tags: KankerMakanan cepat sajiMerokokRokok
Previous Post

Ferdinand: Arief Poyuono Tidak Usah Berkomentar Sesuatu yang Tidak Bermutu

Next Post

Rutan Siak Dibakar, 110 Tahanan Diamankan ke Polres

admin

admin

Next Post
Rutan Siak Dibakar, 110 Tahanan Diamankan ke Polres

Rutan Siak Dibakar, 110 Tahanan Diamankan ke Polres

Beritaenam.com berisi orang-orang profesional. Sudah lulus Uji Kompetensi Dewan Pers. Berintegritas dan berpengalaman di dunia jurnalistik.

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan