Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Prabowo Salah Memahami Konsep Chief of Law Enforcement

admin by admin
21/01/2019
in Nasional
0
Pengamat: Prabowo Salah Memahami Konsep Chief of Law Enforcement

Jokowi dan Prabowo usai debat Capres-Cawapres.

7
SHARES
102
VIEWS

beritaenam.com, Jakarta – Pemaparan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal chief of law enforcement dalam debat pertama dinilai dapat mengintervensi hukum. Padahal, harusnya presiden hadir jika ada kemacetan di bidang hukum.

“Padahal yang dimaksudkan adalah presiden hadir ketika ada kemacetan hukum, bukan mendikte begini atau begitu,” kata Pengamat Hukum Trisakti, Abdul Fikar Hajar, Minggu (20/01).

Abdul Fikar menilai, dalam debat pertama soal hukum, HAM, korupsi dan terorisme, Prabowo-Sandi dinilai lebih pada mendekati persoalan pada jangka pendek. Sementara Jokowi-Maruf lebih mendekati permasalahan dari sisi persuasif komprehensif dan normative.

“Prabowo salah memahami konsep chief law enforcement. Seharusnya dipahami bahwa hukum harus bekerja dengan baik sesuai dengan track dan tidak melanggar HAM. Bukan dimaknai dalam pengertian intervensi alias campur tangan. Bukan dalam pengertian intervensi harus begini harus begitu. Presiden harus dalam kemacetan penegakan hukum,” katanya, seperti dikutip dari merdeka.com

Adapun Direktur Eksekutif Para Syndicate Arif Nurcahyo menilai dalam sistem negara hukum, hukum memayungi di atas segalanya. Termasuk pula melakukan kontrol terhadap presiden.

“Kan di balik harusnya hukum kontrol semua aparat negara termasuk presiden, ini kan kebalik,” ujarnya.

Tags: Debat Capres-Cawapres 2019Jokowi-Ma'rufPengamatPilpres 2019Prabowo-Sandi
Previous Post

Tarif 6 Ruas Baru Tol Trans Jawa Berlaku Hari Ini, Berikut Daftarnya

Next Post

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Masuk Waspada Demam Berdarah

admin

admin

Next Post
Seluruh Wilayah DKI Jakarta Masuk Waspada Demam Berdarah

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Masuk Waspada Demam Berdarah

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan