Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Demokrat: Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

admin by admin
02/05/2019
in Nasional
0
Demokrat: Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

Prabowo Subianto.

7
SHARES
106
VIEWS

beritaenam.com, Jkaarta – Ijtimak Ulama III menyarankan agar Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo – Sandiaga untuk meminta kepada KPU menghentikan proses penghitungan suara atau real count.

Menanggapi hal itu, Partai Demokrat menyarankan agar Capres Prabowo Subianto untuk tidak mengikuti saran tersebut.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menyampaikan pendapatnya tersebut melalui akun Twitternya @RachlanNashidik pada Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, Prabowo tidak perlu menuruti saran Rizieq Shihab yang diteruskan oleh panitia Ijtimak Ulama.

“Ini adalah pendapat. Dan setiap warga negara tanpa kecuali berhak atas kebebasan berpendapat. Pak Prabowo tak perlu menganggap ini “titah” yang harus dilaksanakan, apalagi tanpa berkonsultasi dengan anggota koalisi,” ujar Rachland.

“Demokrat mengingatkan,” tambahnya, seperti dikutip dari suara.com

Sebelumnya, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan, kalau Rizieq Shibab menginginkan agar KPU berhenti menayangkan proses real count dan menyarankan BPN untuk bergerak meminta KPU menghentikan real count.

“Jadi habib (Rizieq Shihab) menyarankan agar BPN segara ke Bawaslu dan kita kawal ke KPU, agar BPN itu menghentikan real count, agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat, yang akhirnya membingungkan masyarakat, itu yang jadi bahaya,” ujar Yusuf di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Rabu (1/5/2019).

Tags: DemokratIjtimak Ulama IIIPrabowo Subianto
Previous Post

Klopp Akui Tetap Puas dengan Performa Liverpool Walau Kalah Telak di Camp Nou

Next Post

Valverde Tetap Waspadai Keangkeran Anfield Walau Barca Sudah Unggul 3-0

admin

admin

Next Post
Valverde Tetap Waspadai Keangkeran Anfield Walau Barca Sudah Unggul 3-0

Valverde Tetap Waspadai Keangkeran Anfield Walau Barca Sudah Unggul 3-0

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan