Beritaenam.com
  • Terkini
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Musik
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Catatan Agi
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Musik
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Catatan Agi
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Disinggung Jokowi, Begini Dugaan Propaganda Rusia di Pilpres AS

by admin
03/02/2019
in Nasional
A A
0
Trump dan Putin.

Trump dan Putin.

beritaenam.com, Jakarta – Dalam kampanyenya, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia. Propaganda Rusia dalam konteks pemilu sebelumnya sudah pernah dibicarakan dalam kaitannya dengan Pilpres Amerika Serikat (AS). Seperti apa praktiknya?

Propaganda adalah penjelasan yang dikembangkan, entah penjelasan itu betul atau salah, demi meyakinkan orang agar menganut sikap tertentu. Propaganda yang dijalankan Rusia di Pilpres AS dilancarkan lewat media-media sosial.

Dilansir BBC, ada dua laporan penelitian yang disusun untuk Senat AS yang membahas hal ini. Pertama, laporan Proyek Propaganda Komputasi Universitas Oxford dan perusahaan analisis jejaring sosial Graphika. Kedua, laporan yang dikerjakan lembaga penelitian New Knowledge.

Kedua penelitian dirilis pada Desember 2018. Kedua penelitian sama-sama menyebut agen-agen Rusia menggunakan semua platform media sosial untuk memenangkan Donald Trump di Pilpres AS 2016. Sebagaimana diketahui, dalam pilpres itu, Trump dari Partai Republik melawan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Di laporan pertama dijelaskan bahwa Rusia mengadaptasi teknik pemasaran digital. ‘Propaganda Rusia’ ini disebut dipelopori oleh Agensi Riset Internet (IRA), perusahaan Rusia yang dinilai memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia.

YouTube, Tumblr, Instagram, PayPal, Facebook, dan Twitter dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda demi memenangkan Trump. Puluhan juta warga AS terekspos propaganda itu. Bukan hoax yang disebut digunakan oleh Rusia, namun disinformasi alias penyampaian informasi yang salah dengan sengaja untuk membingungkan orang.

“Mereka menggunakan semua keluarga situs media sosial. Kami pikir tujuannya adalah membuat kampanye terlihat tidak melanggar aturan,” kata Dr Philip N Howard, direktur Institut Internet Oxford.

Isu yang dibawa dalam propaganda itu bertema imigran, ras, dan penggunaan senjata untuk menarik perhatian kaum konservatif. Disebutkan juga, propaganda itu menyebarkan informasi yang salah tentang proses pemilihan kepada masyarakat kulit hitam yang berhaluan kiri.

Adapun laporan penelitian kedua menyoroti upaya Rusia untuk menargetkan masyarakat kulit hitam. IRA menitikberatkan khalayak kulit hitam sebagai sasaran propaganda. IRA juga merekrut aktivis sebagai aset dan mendorong demonstrasi-demonstrasi di AS.

Informasi-informasi olahan IRA disebut membuat bingung pemilih kulit hitam tentang cara memberikan suara di Pemilu. “Yang jelas semua pesan itu dibuat untuk menguntungkan Partai Republik, dan khususnya Donald Trump,” kata laporan itu.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengatakan perpolitikan di Indonesia dipenuhi banyak fitnah dan kabar bohong alias hoax. Jokowi mengatakan seharusnya perpolitikan di Indonesia itu memberikan edukasi dan penuh dengan sopan santun.

Dilansir dari detik.com, Capres nomor urut 01 lalu menyebut banyaknya hoax dan fitnah itu karena adanya upaya adu domba ala asing yang dilakukan oleh tim sukses. Hanya, tak disebut tim sukses mana yang dimaksud.

“Problemnya adalah ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia! Yang setiap saat mengeluarkan semburan-semburan dusta, semburan hoax, ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual,” ucap Jokowi dalam deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2).

Tags: JokowiPilpres 2019PropagandaRusia

Related Posts

TPPO tentara bayaran Rusia
Hukum

TPPO Tentara Bayaran Rusia: Polri Tetapkan 13 Tersangka, 58 WNI Jadi Korban Termasuk Eks TNI dan Polri

by Al Berlant Ghulam
4 hari ago
0

TPPO tentara bayaran Rusia: Bareskrim Polri tetapkan 13 tersangka, 58 WNI jadi korban termasuk eks TNI dan Polri. Simak modus, pasal, dan sikap Kemlu.

Read more
Menag Yaqut Cholil Qoumas Doakan Terwujudnya Nusantara Baru Indonesia Maju di HUT ke-79 RI

Menag Yaqut Cholil Qoumas Doakan Terwujudnya Nusantara Baru Indonesia Maju di HUT ke-79 RI

2 tahun ago
Menteri Kominfo Pastikan Jaringan Telekomunikasi di IKN Siap Menjelang Upacara HUT RI ke-79

Menteri Kominfo Pastikan Jaringan Telekomunikasi di IKN Siap Menjelang Upacara HUT RI ke-79

2 tahun ago
Next Post
Jokowi: Bosan Pidato Halus, Keras Sedikit Tidak Apa-apa

Jokowi: Bosan Pidato Halus, Keras Sedikit Tidak Apa-apa

sw-7 minuman sarang burung walet
Logo Beritaenam

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Musik
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Catatan Agi

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan