Guru Pengancam Presiden Jokowi Akui Pendukung Prabowo-Sandi

53
Hairil Anwar (kemeja merah putih), guru honorer asal Pamekasan, Madura, yang mengancam Presiden Joko Widodo melalui media sosial Facebook.

Surabaya – Hairil Anwar, 35, seorang guru honorer pengancam Presiden Jokowi mengakui bahwa dirinya pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pria asal Pamekasan, Madura, itu jengkel setelah jagoannya (Prabowo-Sandi) kalah pada Pilpres 2019.

“Saya memang pendukung 02 (Prabowo-Sandi), saya refleks saja ingin meramaikan kondisi politik di media sosial,” kata Hairil, saat ditanya awak media di Mapolda Jatim, Minggu, 19 Mei 2019.

Hairil mengaku pihaknya terpengaruh dengan memanasnya suhu politik di negeri ini. Sehingga Hairil mengaku spontan ingin ikut andil meramaikannya melalui media sosial.

“Saya hanya refleks aja, dan hanya ikut menanggapi situasi politik yang lagi ramai,” kata Hairil.

Sebelumnya, postingan Hairil bertuliskan ‘bunuh saja tu Jokowi anjing’ sempat mendapat banyak respons warganet.

Dilansir medcom.id, Hairil pun mengaku yang dimaksudnya memang Presiden Jokowi.

“Iya postingan itu diarahkan ke Pak Jokowi,” ujarnya.

Hairil ditangkap saat sedang mengajar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2019. Hairil menuliskan postingan kebencian di akun facebook palsu bernama Putra Kurniawan, dengan postingan berisi ‘bunuh saja tu Jokowi anjing,’.