Sandiaga Klaim Sudah Kampanye di 1.000 Titik, Inas: Hoax dan Bohong

23
Inas Nasrullah Zubir.

beritaenam.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim sudah berkampanye ke-1.000 titik. Hanura menyebut hal tersebut hoax alias bohong belaka.

Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir mencurigai 1.000 titik yang dikatakan Sandiaga hanya asbun alias asal bunyi. Dia kemudian menerka-nerka durasi kampanye Sandiaga di satu titik.

Menurut Inas, idealnya seorang politisi yang sedang berkampanye melakukan sosialisasi di satu titik menghabiskan waktu dua jam.

“Kalau kita mau sosialisasi secara benar, maka di setiap titik membutuhkan waktu minimal 2 jam yang dihitung sejak dateng hingga meninggalkan tempat acara. Persoalannya, apakah Sandiaga sosialisasinya dari satu titik ke titik lain pake ‘sim salabim’, lalu sampai ke titik berikutnya atau ‘terbang’ seperti burung? Atau melata pakai mobil sambil dadah-dadah di jalan yang dilewati seolah-olah ada yang menyambut? Nggak mungkin sim salabim kan? Jadi, dari satu titik ke titik lain butuh waktu juga, kita anggap saja 2 jam,” tutur Inas dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/1/2019).

Klaim Sandiaga, 1.000 titik kampanye yang dicapainya dimulai pada 17 Agustus 2018 sampai 6 Januari 2019, yang artinya sudah menghabiskan 143 hari. Sandiaga mengatakan seribuan titik itu membuat popularitasnya naik, meski elektabilitasnya tetap di bawah Jokowi-Ma’ruf Amin.

Inas kemudian menghitung waktu kampanye Sandiaga lebih rinci. Dia memakai contoh apabila Sandiaga berkampanye di 5 titik dengan durasi per lokasi yakni 2 jam. Dari hitung-hitungannya, dia yakin tak memungkinkan jika kampanye Sandiaga mencapai 1.000 titik.

“Jika di tempat acara butuh 2 jam dan di perjalanan 2 jam, maka butuh waktu untuk setiap titik adalah 4 jam, jika dalam satu hari hanya bisa dijangkau 5 titik saja, maka total waktu yang dibutuhkan adalah 20 jam dan sisa 4 jam dalam sehari untuk istirahat! Klop kan? Untuk memenuhi 1000 titik dibutuhkan waktu 1.000 dibagi 5 yakni 200 hari! Nah! Mulai kebuka nih ngibulnya Sandiwara Uno…eehhh Sandiaga Uno. Hahahaha,” kata Inas.

Dilansir dari detik.com, Dia kemudian mempertanyakan apakah Sandiaga melakukan kampanye selama satu minggu penuh. Menurut dia, kampanye 1.000 titik hanya bisa dicapai dengan waktu 10 bulan.

“Apakah Sandiaga akan bersosialisasi setiap hari? Atau 30 hari dalam sebulan? Paling top dalam sebulan hanya 20 hari bersosialisasi! Jadi membutuhkan waktu 10 bulan untuk mencapai 1000 titik. 10 bulan yang lalu, adalah bulan April 2018, sedangkan pertama kali Sandiaga Uno dipilih jadi cawapres oleh Prabowo pada bulan agustus 2018 dan ditetapkan sebagai capres-cawapres pada bulan September 2018! Artinya 1.000 titik yang dirayakan oleh Sandiaga adalah 1000 titik hoax,” kata Inas.