https://bentrap.com/

Nadine Chandrawinata Ingin Basah-Basahan

  • Bagikan

Beritaenam.com — Aktris dan model Nadine Chandrawinata mengaku sedih wisata selam Indonesia terkena dampak paling berat akibat pandemi Covid -19.

“Sedih banget liatnya ya. ⁣Padahal, wisata selam merupakan salah satu kegiatan wisata unggulan Indonesia,” kata Nadine Chandrawinata dalam akun Instagram miliknya @nadinelist.

Rekreasi bawah laut yang banyak digemari oleh wisatawan di seluruh dunia itu membuatnya rindu. Karena daya tarik dari pesona wisata bawah laut yang mengesankan.

“Kangen diving? sama! gua juga. Keinginan ingin basah-basahan sambil lihat keindahan bawah laut harus kepending,” ucap Puteri Indonesia pada tahun 2005 itu.

Untuk mengobati kerinduan itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama sejumlah publik figur salah satunya Nadine Chandrawinata dan Kaka Slank mengajak masyarakat melihat wisata selam di Indonesia.

“Dalam tiga minggu kedepan, gua bakal ajak kalian untuk mengetahui kondisi industri wisata selam di Indonesia, khususnya di Manado, Labuan Bajo, dan Bali,” tutur Nadine.

Kegiatannya itu telah berlasung sejak 17 Juni hingga 8 Juli 2020 mendatang. Tak perlu khawatir kegiatan ini tentu telah menerapkan protokol kesehatan. Kejutan menariknya bakal ada permainan berhadiah.

“Siapa tahu dapet hadiahnya dan bisa diving bareng lagi. Jangan takut, Kemenparekraf sudah menyiapkan SOP protokol kesehatan untuk wisata selam di era new normal,” beber Nadine.

Istri Dimas Anggara itu juga bakal menyiarkan langsung kegiatan itu melalui akun Instagram miliknya. Nadine berpesan jangan lewatkan kegiatan seru ini.

“Jangan sampai kelewat ikutin IG Live aku ya. Penasaran kapan? sabar. Tunggu tanggal mainnya ya. Seru banget IG livenya bareng operator daerah dan nanti akan webinar juga,” ujar Nadine tentang harapannya pada sektor pariwisata.

Kenormalan baru atau new normal. Mengingat sejumlah tempat wisata mati suri akibat mewabahnya virus corona (Covid-19).

Seperti wisata selam sebagai bagian dari industri pariwisata yang terdampak keras. Hampir semua aktivitas penyelaman telah ditutup. Padahal diving atau menyelam kian digemari pegiat wisata.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »