Syafi’i Ma’arif :Yang Bilang Presiden Jokowi Anti Islam, Hentikanlah

24
Tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafi'i Maarif memberikan sambutan acara 1 abad Madrasah Mu'alimin-Mu'alimat di Yogyakarta, Kamis, (6/12/2018).

Beritaenam.com, Yogyakarta – Tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafi’i Maarif memberikan sambutan selamat datang untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang hadir dalam rangkaian kegiatan 1 abad Madrasah Mu’alimin-Mu’alimat di Yogyakarta, Kamis, (6/12/2018).

Buya menyampaikan bahwa Jokowi merupakan Presiden pertama yang datang ke madrasah tersebut.

“Mungkin Pak Jokowi presiden pertama yang berkunjung ke Mu’alimin-Mu’alimat,” kata Buya saat memberikan sambutan.

Mengawali sambutannya, Buya Syafi’i menyatakan kalau Madrasah Mu’alimin-Mu’alimat didirikan langsung oleh KH. Ahmad Dahlan yang merupakan pendiri Muhamadiyah pada tahun 1918.

“Sebuah madrasah yang berusia 1 abad berdiri pada tahun 1918 langsung oleh dirikan oleh pendiri Muhamadiyah,” terangnya.

Buya mengapresiasi Jokowi, menurutnya dibalik agendanya yang padat masih dapat menyempatkan hadir ke perayaan 1 abad Mu’alimin-Mu’alimat.

“Dalam kegiatan padat beliau masih bisa ke sini,’ ungkapnya.

Dilansir Antara, Buya menyinggung para kelompok yang mengecap Jokowi anti islam sebagai sebuah pandangan yang keliru.

Menurutnya, kehadiran Jokowidi perayaan 1 abad adalah sebuah bukti bahwa Jokowi tidak benci terhadap islam.

“Yang bilang presiden anti islam, hentikanlah cara-cara demikian,” pungkasnya.